Kalkulator perbandingan senilai dan berbalik nilai

Masukkan dua nilai yang saling berpasangan (a ↔ b) dan satu nilai baru c. Kalkulator mencari x yang berpasangan dengan c dan menampilkan cara menghitungnya langkah demi langkah melalui nilai per satuan.

mis. 3 (kg)
mis. 90.000 (Rp)
x adalah nilai yang berpasangan dengan c, mis. 5 (kg)
Input Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Hasil: x (pasangan dari c)
7,5
Nilai untuk 1 (nilai per satuan)
1,5
Cara menghitung
  • Diketahui: 3 → 4,5
  • 1. Cari nilai untuk 1 (bagi): 1 → 4,5 ÷ 3 = 1,5
  • 2. Hitung untuk 5 (kali): 5 → 1,5 × 5 = 7,5
  • Rumus: x = b ÷ a × c = 7,5

Cara menghitung

Apa yang dihitung kalkulator ini?

Jika dua besaran terhubung oleh aturan tetap, satu pasangan yang diketahui (a ↔ b) sudah cukup untuk mencari x yang berpasangan dengan nilai baru c. Di sekolah, materi ini dipelajari sebagai perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai (kelas 7). Caranya selalu sama: cari dulu nilai untuk 1 satuan, lalu kalikan atau bagi sesuai kebutuhan.

Perbandingan senilai

Dua kali lipat, hasilnya juga dua kali lipat – rasio b ÷ a tetap. Rumusnya: x = b ÷ a × c. Hasilnya sama dengan cara kali silang pada a/b = c/x.

Contoh: 3 kg apel harganya Rp90.000. Berapa harga 5 kg?

  1. 3 kg → Rp90.000
  2. 1 kg → Rp90.000 ÷ 3 = Rp30.000
  3. 5 kg → Rp30.000 × 5 = Rp150.000

Perbandingan berbalik nilai

Pekerja dua kali lebih banyak, pekerjaan selesai dalam separuh waktu – hasil kali a × b tetap. Rumusnya: x = a × b ÷ c. Pada soal perbandingan berbalik nilai, cara yang dipakai adalah kali lurus (a × b = c × x).

Contoh: 4 pekerja menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam 6 hari. Berapa hari jika dikerjakan 3 pekerja?

  1. 4 pekerja → 6 hari
  2. 1 pekerja → 6 × 4 = 24 hari
  3. 3 pekerja → 24 ÷ 3 = 8 hari

Senilai atau berbalik nilai?

Tanyakan: jika a menjadi dua kali lipat, apakah b juga dua kali lipat (senilai) atau menjadi setengahnya (berbalik nilai)? Contoh perbandingan senilai: jumlah barang dan harga, jam kerja dan upah, jarak tempuh dan bensin. Contoh perbandingan berbalik nilai: jumlah pekerja dan lama pengerjaan, kecepatan dan waktu tempuh, jumlah orang dan bagian per orang. Jika keduanya tidak cocok (mis. umur dan tinggi badan), perbandingan tidak bisa dipakai.

Persentase adalah perbandingan senilai dengan acuan 100: 200 ↔ 100%, jadi 1% ↔ 2 dan 15% ↔ 30. Anda juga bisa menghitungnya langsung dengan kalkulator persen.

Pertanyaan umum

Apa itu perbandingan senilai?

Perbandingan senilai adalah hubungan dua besaran yang naik atau turun bersama dengan rasio tetap. Contoh: makin banyak apel yang dibeli, makin besar harganya – 3 kg Rp90.000, 5 kg Rp150.000.

Apa rumus perbandingan senilai?

x = b ÷ a × c, sama dengan kali silang pada a/b = c/x. Untuk perbandingan berbalik nilai rumusnya x = a × b ÷ c (kali lurus: a × b = c × x).

Apa beda perbandingan senilai dan berbalik nilai?

Pada perbandingan senilai, kedua besaran naik bersama sehingga rasionya tetap. Pada perbandingan berbalik nilai, satu naik dan yang lain turun sehingga hasil kalinya tetap.

Perbandingan senilai pakai kali lurus atau silang?

Perbandingan senilai memakai kali silang (a × x = b × c), perbandingan berbalik nilai memakai kali lurus (a × b = c × x). Kalkulator ini memilih cara yang tepat sesuai jenis yang Anda pilih.

Bagaimana cara menghitung perbandingan berbalik nilai?

Kalikan dua nilai yang diketahui (4 pekerja × 6 hari = 24), lalu bagi dengan nilai baru (24 ÷ 3 = 8 hari). Di kalkulator pilih “berbalik nilai” dan isi a = 4, b = 6, c = 3.

Apa itu perbandingan senilai bertingkat?

Jika lebih dari dua besaran saling terkait (mis. jumlah pekerja, jam per hari, dan jumlah hari), selesaikan soal secara bertahap: ubah satu besaran setiap kali dan hitung perbandingan sederhana berurutan.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui:

Alat terkait