Kalkulator cermin cekung dan cembung

Kalkulator cermin cekung dan cembung ini memakai rumus cermin 1/do + 1/di = 1/f dan perbesaran m = −di/do. Cermin cekung dengan f = 10 cm membentuk bayangan nyata dan terbalik dari benda berjarak 30 cm pada jarak 15 cm, berukuran setengahnya (m = −0,5). Kalkulator juga mencari f dan jari-jari R dari kedua jarak.

Contoh: Yang dihitung: Bayangan dari f (atau R) dan do · Cermin: Cekung (f positif) · Nilai yang diketahui: Jarak fokus f · Nilai f atau R (tanpa tanda) 10 · Jarak benda do (s) 30 → Bayangan: di = 15 · perbesaran m = −0,5. Sumber: OpenStax University Physics Volume 3, 2.2 Spherical Mirrors – f = R/2 (small-angle approximation), mirror equation 1/do + 1/di = 1/f, magnification m = hi/ho = −di/do, sign convention (f > 0 concave, f < 0 convex, di > 0 real, di < 0 virtual); Example 2.1 (trough, di = 40.0 cm → R = 80.0 cm), Example 2.2 (keratometer, do = 12 cm, m = 0.032 → di = −0.384 cm, f = −0.40 cm) (read 10.10.2026). Diperbarui: .

Satuan sama untuk semua panjang, misalnya cm.
Di depan cermin, selalu positif.
Kotak Alat SayaInput Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Bayangan
di = 15 · perbesaran m = −0,5
Perhitungan
BesaranNilai
Jarak fokus f dan jari-jari Rf = 10 · R = 20
Jarak benda do30
Jarak bayangan di1/di = 1/f − 1/do = 1/(10) − 1/30 → di = 15
Perbesaranm = −di/do = −(15)/30 = −0,5
Sifat bayangannyata, terbalik, diperkecil
Dihitung dengan 1/do + 1/di = 1/f, f = R/2, dan m = −di/do (pendekatan sudut kecil, aturan tanda OpenStax). Nyata, terbalik, diperkecil.

Cara menghitung

Untuk cermin cekung dan cembung berlaku rumus cermin 1/do + 1/di = 1/f dengan f = R/2, dan perbesaran m = −di/do. Di buku sekolah jarak-jarak ini sering ditulis s dan s′: 1/s + 1/s′ = 1/f. Buku ajar OpenStax University Physics menurunkan rumus ini untuk cermin cekung dan memakainya juga untuk cermin cembung; rumus hanya berlaku dalam pendekatan sudut kecil, yaitu untuk cermin yang kecil dibanding jari-jarinya. Aturan tanda buku itu: f positif untuk cermin cekung dan negatif untuk cermin cembung; di positif untuk bayangan nyata dan negatif untuk bayangan maya; m positif berarti bayangan tegak, m negatif berarti terbalik. OpenStax mencatat bahwa ada aturan tanda lain dan hasilnya sama jika diterapkan secara konsisten. Di sini do positif di depan cermin dan di positif untuk bayangan nyata di depan cermin; jika buku Anda memakai aturan lain, sesuaikan tandanya sebelum memasukkan nilai.

Contoh perhitungan cermin cekung dan cembung

Cerminf (cm)do (cm)di (cm)m
Cekung103015−0,5
Cekung102020−1
Cekung101530−2
Cekung105−102
Cembung−1030−7,50,25
Cembung−1010−50,5

Baris-baris ini dihitung dengan rumus cermin. Benda yang jauh dari cermin cekung menghasilkan bayangan nyata, terbalik, diperkecil; pada dua kali jarak fokus (do = 2f = R) bayangan sama besar; benda di antara fokus dan cermin menghasilkan bayangan maya, tegak, diperbesar. Cermin cembung selalu menghasilkan bayangan maya, tegak, dan diperkecil.

Dua contoh dari OpenStax

Kolektor palung parabola memusatkan sinar Matahari (do praktis tak hingga) pada pipa sejauh 40,0 cm: 1/f = 1/∞ + 1/40,0 cm, jadi f = 40,0 cm dan R = 2f = 80,0 cm. Keratometer mengukur kelengkungan kornea yang bersifat seperti cermin cembung: dengan do = 12 cm dan m = 0,032 diperoleh di = −m · do = −0,384 cm dan f ≈ −0,40 cm (kalkulator memberi −0,3967 cm; buku membulatkan f menjadi −0,40 cm sehingga R = −0,80 cm). Cermin cekung memusatkan sinar Matahari di titik fokusnya seperti kolektor itu: jangan biarkan terkena sinar Matahari langsung.

Untuk lensa tipis gunakan rumus lensa; untuk pembiasan di antara dua medium gunakan hukum Snell.

Pertanyaan umum

Apa rumus cermin cekung dan cembung?

1/do + 1/di = 1/f (atau 1/s + 1/s′ = 1/f) dengan f = R/2. Perbesaran m = −di/do. Rumus berlaku dalam pendekatan sudut kecil.

Apa tanda jarak fokus?

Positif untuk cermin cekung dan negatif untuk cermin cembung, menurut aturan tanda OpenStax. Kalkulator memberi tanda sesuai jenis cermin.

Bagaimana tahu bayangan nyata atau maya?

Dari tanda di: positif berarti nyata (di depan cermin), negatif berarti maya (di belakang cermin). m negatif berarti bayangan terbalik.

Apa yang terjadi jika benda di titik fokus?

Jika do = f, sinar pantul keluar sejajar dan tidak membentuk bayangan; kalkulator menampilkan keterangan, bukan angka.

Mengapa cermin cembung selalu menghasilkan bayangan diperkecil?

Dengan f negatif dan do positif, di selalu negatif dan nilai mutlaknya lebih kecil dari do, sehingga 0 < m < 1: bayangan maya, tegak, diperkecil.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui: · Kebijakan editorial

Alat terkait