Teorema Intersep

Dengan teorema intersep, Anda dapat mencari panjang ruas yang belum diketahui: masukkan minimal tiga panjang, lalu alat ini melengkapi sisanya. Contoh: ZA = 4, ZB = 10, ZC = 6, dan AC = 3 menghasilkan ZD = 15 dan BD = 7,5.

Sumber: Wikipedia – Intercept theorem. Diperbarui: .

Kosongkan panjang yang dicari. Titik A dan C lebih dekat ke titik Z daripada B dan D.
Kotak Alat SayaInput Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Hasil
Yang dicari: ZD = 15 · BD = 7,5 · AB = 6 · CD = 9 (rasio k = 2,5)
Semua ruas garis
Ruas garisPanjangAsal
ZA4diketahui
ZB10diketahui
ZC6diketahui
ZD15dihitung
AC3diketahui
BD7,5dihitung
AB6dihitung
CD9dihitung
Langkah perhitungan
  • Perbandingan pertama: ZA : ZB = ZC : ZD, jadi 4 : 10 = 6 : 15 (kedua rasio bernilai 0,4 dan 0,4).
  • Perbandingan kedua: AC : BD = ZA : ZB, jadi 3 : 7,5 = 4 : 10 (bernilai 0,4 dan 0,4).
  • Ruas bagian: ZB = ZA + AB, jadi 10 = 4 + 6; ZD = ZC + CD, jadi 15 = 6 + 9.
  • Semua rasio sama: k = ZB : ZA = ZD : ZC = BD : AC = 2,5.
Teorema ini hanya berlaku jika AC dan BD sejajar. Sebaliknya, rasio yang sama membuktikan bahwa kedua garis sejajar (kebalikan teorema intersep).

Cara menghitung

Teorema intersep menjelaskan hubungan panjang ruas garis ketika dua sinar yang berawal dari titik Z yang sama dipotong oleh dua garis sejajar. Titik A dan B berada pada sinar pertama, titik C dan D pada sinar kedua, dan AC sejajar dengan BD. Maka perbandingan ruas-ruas yang bersesuaian selalu sama besar.

Dua perbandingan

Perbandingan pertama membandingkan ruas pada sinar: ZA : ZB = ZC : ZD. Perbandingan kedua melibatkan garis sejajar: AC : BD = ZA : ZB. Keduanya menghasilkan faktor skala k = ZB : ZA = ZD : ZC = BD : AC. Alat ini lebih dulu mencari k dari pasangan yang kedua panjangnya diketahui, lalu menghitung semua panjang yang hilang. Ruas AB dan CD adalah selisih ZB − ZA dan ZD − ZC; Anda juga bisa mengisinya sendiri jika soal hanya memberi ZA dan AB.

Contoh: tinggi pohon

Tongkat setinggi 1,80 m membentuk bayangan 2,40 m, sedangkan pohon di sebelahnya membentuk bayangan 12 m. Dengan ZA = 2,40, AC = 1,80, dan ZB = 12, alat ini menampilkan BD = 9 m sebagai tinggi pohon, karena k = 12 : 2,40 = 5.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara memakai teorema intersep?

Cari rasio dari pasangan yang kedua panjangnya diketahui, misalnya k = ZB : ZA. Lalu kalikan atau bagi setiap panjang yang belum diketahui dengan k: ZD = ZC · k dan BD = AC · k.

Apa beda perbandingan pertama dan kedua pada teorema intersep?

Yang pertama membandingkan ruas pada sinar (ZA : ZB = ZC : ZD), yang kedua membandingkan garis sejajar dengan ruas pada sinar (AC : BD = ZA : ZB). Faktor skalanya sama.

Kapan teorema intersep boleh dipakai?

Saat dua garis sejajar memotong dua sinar yang berawal dari titik yang sama. Kebalikannya berguna untuk memeriksa apakah dua garis benar-benar sejajar.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui: · Kebijakan editorial

Alat terkait