Kalkulator bunga tunggal

Masukkan modal, suku bunga, dan lama waktu – kalkulator bunga tunggal langsung menghitung besar bunga dan modal akhir, lengkap dengan langkah rumus B = M × i × t. Waktu bisa dalam hari, bulan, tahun, atau antara dua tanggal.

Sumber: Gabler Banklexikon – Tageberechnungsmethode (30/360, act/360, act/365, act/act). Diperbarui: .

Rp
%
bulan
Kotak Alat SayaInput Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Besar bunga
Rp 450.000
Modal akhir (modal + bunga)
Rp 10.450.000
Suku bunga per tahun
6%
Langkah perhitungan
B = Rp 10.000.000 × 6% × 9/12 = Rp 450.000
Simulasi ini bukan saran keuangan. Bunga deposito di bank dipotong pajak, sehingga yang diterima lebih kecil.

Cara menghitung

Rumus bunga tunggal

B = M × i × t: bunga = modal × suku bunga per tahun × waktu (tahun). Untuk bulan, t = bulan ÷ 12; untuk hari, t = hari ÷ 365 (atau 360). Modal akhir Mn = M × (1 + i × t).

Contoh soal

Modal Rp10.000.000 disimpan dengan bunga tunggal 6 % per tahun selama 9 bulan. Bunga = 10.000.000 × 0,06 × 9/12 = Rp450.000, sehingga modal akhir Rp10.450.000.

Lama waktuBunga (Rp10.000.000, 6 % per tahun)
90 hari (basis 365)Rp147.945
9 bulanRp450.000
2 tahunRp1.200.000

Jika suku bunga diberikan per bulan, waktunya juga dalam bulan: 1,5 % per bulan selama 4 bulan = 10.000.000 × 0,015 × 4 = Rp600.000.

Bunga tunggal dan bunga majemuk

Pada bunga tunggal, bunga selalu dihitung dari modal awal. Pada bunga majemuk, bunga ditambahkan ke modal dan ikut berbunga pada periode berikutnya: Mn = M × (1 + i)n. Selama 2 tahun dengan 6 %, bunga tunggal Rp1.200.000, sedangkan bunga majemuk tahunan Rp1.236.000.

Di Excel: =10000000*6%*9/12 menghasilkan 450.000.

Pertanyaan umum

Apa rumus bunga tunggal?

B = M × i × t, dengan M modal, i suku bunga per tahun, dan t waktu dalam tahun. Modal akhir Mn = M × (1 + i × t).

Bagaimana contoh soal bunga tunggal?

Modal Rp10.000.000 dengan bunga 6 % per tahun selama 9 bulan: bunga = 10.000.000 × 0,06 × 9/12 = Rp450.000, modal akhir Rp10.450.000.

Apa perbedaan bunga tunggal dan bunga majemuk?

Bunga tunggal dihitung dari modal awal saja. Bunga majemuk dihitung dari modal yang sudah ditambah bunga sebelumnya, sehingga tumbuh lebih cepat.

Bagaimana menghitung bunga tunggal per hari?

Bunga per hari = modal × suku bunga per tahun ÷ 365. Untuk Rp10.000.000 dan 6 % sekitar Rp1.644 per hari.

Bagaimana mencari lama waktu dari bunga tunggal?

t = B ÷ (M × i). Jika bunga Rp300.000 dari modal Rp5.000.000 dengan 8 % per tahun, waktunya 300.000 ÷ 400.000 = 0,75 tahun atau 9 bulan.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui:

Alat terkait