Kalkulator listrik: cara menghitung biaya listrik alat elektronik

Kalkulator listrik ini menunjukkan berapa energi yang dipakai sebuah alat elektronik dan berapa rupiah biayanya. Masukkan daya, lama pemakaian, dan tarif listrik per kWh; hasil harian, bulanan, dan tahunan langsung muncul. Anda juga bisa menambahkan daya siaga (standby).

W
Tertera di label alat atau buku panduan; pemakaian sebenarnya bisa diukur dengan alat ukur daya (power meter) di stopkontak.
jam
hari
7 = setiap hari, 5 = hanya hari kerja
Rp/kWh
Nilai awal Rp1.500/kWh hanya angka contoh. Masukkan tarif golongan Anda (mis. dari tagihan, struk token, atau aplikasi PLN Mobile).
W
Pemakaian di sisa waktu dalam seminggu selama steker tetap terpasang. 0 = steker dicabut atau tanpa mode siaga.
Input Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Biaya per tahun
Rp 219.000
Biaya per bulan
Rp 18.250
Biaya per hari (rata-rata)
Rp 600
Pemakaian per tahun (kWh)
146
Pemakaian per bulan (kWh)
12,17
Pemakaian per hari (kWh)
0,4

Cara menghitung

Cara menghitung biaya listrik

Energi adalah daya dikali waktu: kWh = watt × jam ÷ 1.000. Biayanya adalah kWh × tarif per kWh. Alat 100 W yang menyala 4 jam memakai 400 Wh, atau 0,4 kWh.

Kalkulator menghitung per minggu: jam pemakaian = jam per hari × jumlah hari per minggu. Nilai tahunan dihitung dengan 365 ÷ 7 minggu; bulan adalah seperdua belas tahun, hari adalah seper-365. Karena itu nilai harian merupakan rata-rata seluruh hari kalender, termasuk hari alat tidak dipakai.

Contoh (tarif contoh Rp1.500/kWh)

AlatPemakaiankWh per tahunBiaya per tahun
TV 100 W4 jam per hari146 kWhRp219.000
TV 100 W + siaga 0,5 W4 jam per hari, sisanya siaga149,65 kWhRp224.475
AC 750 W8 jam per hari2.190 kWhRp3.285.000
PC desktop 300 W5 hari per minggu, 8 jam625,71 kWhRp938.571

TV dengan mode siaga, langkah demi langkah: 4 jam × 7 hari = 28 jam pemakaian per minggu; sisanya 168 − 28 = 140 jam siaga. Per minggu: 100 W × 28 jam = 2,8 kWh ditambah 0,5 W × 140 jam = 0,07 kWh. Per tahun: 2,87 kWh × 365 ÷ 7 = 149,65 kWh, di antaranya 3,65 kWh dari mode siaga. Biaya: 149,65 kWh × Rp1.500 = Rp224.475 (bagian siaga Rp5.475).

Patokan daya siaga: 1 watt sepanjang hari berarti 8.760 jam × 1 W = 8,76 kWh per tahun – dengan Rp1.500/kWh sekitar Rp13.140 per watt per tahun.

Nilai apa yang harus dimasukkan?

Daya: angka di label biasanya daya maksimum. Alat dengan pemanas atau kompresor (AC, kulkas, rice cooker, setrika) tidak terus-menerus menarik daya sebesar itu. Untuk alat seperti ini, pengukuran dengan power meter di stopkontak memberi hasil yang lebih mendekati kenyataan.

Tarif listrik: nilai awal Rp1.500/kWh hanyalah angka contoh yang dibulatkan, bukan tarif resmi. Tarif PLN berbeda menurut golongan dan daya tersambung (mis. 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA) serta dapat disesuaikan pemerintah setiap triwulan. Masukkan tarif per kWh golongan Anda – tertera di tagihan pascabayar, di struk token prabayar, atau di aplikasi PLN Mobile.

Ini adalah perkiraan dengan asumsi pemakaian tetap. Daya yang berubah-ubah, biaya beban, pajak penerangan jalan, dan perubahan tarif di masa depan tidak diperhitungkan.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara menghitung biaya listrik?

Watt × jam ÷ 1.000 menghasilkan kWh, lalu kWh × tarif per kWh menghasilkan biaya. Alat 100 W yang menyala 4 jam sehari memakai 0,4 kWh per hari atau 146 kWh per tahun; dengan tarif contoh Rp1.500/kWh biayanya Rp219.000 per tahun.

Berapa tarif listrik per kWh?

Tergantung golongan dan daya tersambung PLN Anda; tarif dapat berubah setiap triwulan. Lihat tarif per kWh pada tagihan, struk token, atau aplikasi PLN Mobile, lalu masukkan angka itu ke kalkulator.

Bagaimana rumus menghitung kWh?

kWh = watt × jam ÷ 1.000. Contoh: AC 750 W yang menyala 8 jam memakai 750 × 8 ÷ 1.000 = 6 kWh per hari.

Berapa biaya listrik AC per bulan?

AC 750 W yang menyala 8 jam setiap hari memakai 182,5 kWh per bulan. Dengan tarif contoh Rp1.500/kWh biayanya Rp273.750 per bulan. Karena kompresor tidak selalu bekerja penuh, pemakaian nyata sering lebih rendah.

Berapa listrik yang dipakai mode siaga (standby)?

Setiap watt yang terpakai sepanjang hari berarti 8,76 kWh per tahun; dengan Rp1.500/kWh sekitar Rp13.140. TV yang menyala 4 jam sehari dengan daya siaga 0,5 W memakai 3,65 kWh per tahun untuk siaga – Rp5.475.

Mengapa pemakaian terukur lebih rendah dari label?

Label biasanya mencantumkan daya maksimum. Banyak alat seperti kulkas dan AC bekerja di bawah daya itu atau menyala secara berkala. Nilai tahunan yang lebih realistis didapat dengan power meter.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui:

Alat terkait