Tes mengetik: seberapa cepat Anda mengetik?

Pilih durasi dan mulai mengetik – waktu berjalan sejak ketukan pertama. Setiap karakter langsung berwarna hijau atau merah, dan kesalahan bisa Anda perbaiki dengan Backspace.

Sisa waktu 1:00

Kecepatan –

Setiap pagi, stasiun kecil di pinggir kota cepat dipenuhi orang yang sedikit terlambat. Seorang ibu berusaha memegang dua gelas kopi tanpa menumpahkannya, seorang anak mencari tiket di dalam tasnya, dan petugas melihat jam besar di atas peron untuk ketiga kalinya. Ketika kereta akhirnya tiba, semua orang bergerak ke pintu pada saat yang sama. Di dalam gerbong suasana mendadak tenang, dan entah bagaimana semua orang tetap mendapat tempat duduk.

Ketik di kotak di bawah teks. Waktu mulai berjalan dengan karakter pertama.

Semuanya berjalan secara lokal di browser Anda: tidak ada ketikan yang disimpan atau dikirim.

Hasil

Cara menghitung

Tes mengetik ini mengukur seberapa cepat dan seberapa tepat Anda menyalin sebuah teks bahasa Indonesia. Waktu baru berjalan saat Anda menekan tombol pertama, jadi Anda bisa membaca awal teks dan meletakkan jari lebih dulu. Setiap karakter diperiksa saat Anda mengetik: hijau berarti benar, merah dengan garis bawah bergelombang berarti salah, dan huruf yang disorot adalah posisi Anda sekarang. Kesalahan bisa diperbaiki kapan saja dengan Backspace. Teks latihan muncul dalam urutan acak; tombol “Teks baru” mengacaknya lagi.

Cara melakukan tes mengetik

  1. Pilih durasi: 30 detik, 1 menit, atau 3 menit.
  2. Mulai mengetik: waktu berjalan sejak karakter pertama. Setiap karakter menjadi hijau atau merah, Backspace memperbaiki kesalahan.
  3. Setelah waktu habis, muncul ketukan per menit, WPM kotor dan bersih, akurasi, serta jumlah kesalahan.

Contoh: 300 karakter benar dalam satu menit berarti 300 ketukan per menit. Karena WPM menghitung satu “kata” sebagai 5 karakter, hasilnya 300 ÷ 5 = 60 WPM.

WPM adalah apa, dan bagaimana cara menghitungnya?

WPM adalah singkatan dari words per minute, yaitu jumlah kata per menit. Satuan lain yang sering dipakai adalah ketukan per menit (KPM). Karena panjang kata sebenarnya berbeda-beda, definisi standar menghitung setiap 5 ketukan sebagai satu kata, termasuk spasi dan tanda baca. Rumusnya:

Contoh perhitungan: Anda mengetik 250 karakter dalam 1 menit, dan 5 di antaranya masih salah di akhir. Hasilnya 250 ketukan per menit, 250 ÷ 5 = 50 WPM kotor, dan 50 − 5 = 45 WPM bersih. Tes 30 detik dihitung ke satu menit penuh: 100 karakter dalam 0,5 menit menjadi 200 ketukan per menit dan 40 WPM kotor. Jadi 40 WPM adalah 200 ketukan per menit, 50 WPM adalah 250, dan 60 WPM adalah 300.

Kesalahan, koreksi, dan akurasi

Kesalahan hanyalah karakter yang masih salah saat waktu habis; karakter ini dikurangkan dari WPM bersih. Salah ketik yang sudah Anda perbaiki tidak lagi dihitung sebagai kesalahan, tetapi tetap memakan waktu dan menurunkan akurasi, yang menilai setiap ketukan pada saat ditekan. 260 ketukan dengan 13 yang salah menghasilkan 247 ÷ 260 = 95% akurasi, walaupun 8 di antaranya sudah Anda perbaiki. Karakter yang dihapus tidak ikut dihitung. Huruf kapital dihitung satu ketukan; Shift tidak dihitung terpisah.

Mengetik dalam bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia ditulis dengan 26 huruf Latin tanpa tanda diakritik, sehingga semua teks latihan bisa diketik langsung dengan keyboard QWERTY US yang umum dipakai di Indonesia, tanpa tombol khusus. Yang khas adalah kata yang relatif panjang karena imbuhan (misalnya me-, ber-, -kan, -nya), gabungan huruf seperti ng dan ny, serta kata ulang dengan tanda hubung seperti anak-anak. Karena WPM selalu memakai 5 ketukan per kata, hasil Anda tetap bisa dibandingkan dengan tes dalam bahasa lain.

Rata-rata kecepatan mengetik: nilai pembanding kasar

Sebuah studi daring besar dengan sekitar 168.000 peserta (Dhakal dkk., 2018) menemukan rata-rata sekitar 52 WPM pada keyboard komputer, dengan sebaran yang lebar: 10% paling lambat mengetik di bawah kira-kira 26 WPM, 10% tercepat di atas kira-kira 78 WPM, dan beberapa orang mencapai 120 WPM atau lebih. Di ponsel, studi lanjutan dengan 37.000 relawan mengukur rata-rata 36,2 WPM (Palin dkk., 2019). Kedua studi memakai relawan di sebuah situs tes mengetik yang mengetik teks bahasa Inggris, jadi anggap angka ini sebagai pembanding kasar, bukan norma untuk semua orang. Angka rata-rata khusus untuk orang Indonesia tidak kami temukan dalam studi yang dapat diandalkan.

WPM bersihKetukan/menitPenilaian kasar
di bawah 25di bawah 125pemula, sering sambil melihat tombol
25–50125–250rentang bawah hingga menengah
50–80250–400di atas rata-rata studi
di atas 80di atas 400kira-kira 10% tercepat

Mengetik lebih cepat dengan sepuluh jari

Ingin belajar dari awal? Coba belajar mengetik 10 jari dengan 11 pelajaran bertahap.

Durasi mana yang sebaiknya dipilih?

1 menit adalah standar yang umum untuk perbandingan cepat. 30 detik cocok untuk pemanasan atau mencoba di HP, tetapi hasilnya lebih berfluktuasi karena satu kali tersendat sangat berpengaruh. 3 menit memberikan angka paling andal dan menunjukkan apakah Anda bisa menjaga tempo. Teks latihannya cukup panjang sehingga tidak ada yang berulang, bahkan dengan kecepatan tinggi selama 3 menit.

Batasan tes ini

Menyalin tidak sama dengan menyusun tulisan sendiri: saat menulis teks sendiri, Anda mengetik jauh lebih lambat karena berpikir juga butuh waktu. Hasil juga bergantung pada keyboard, tata letak, teks latihan, dan kondisi Anda hari itu, jadi lakukan beberapa putaran dan bandingkan rata-ratanya. Di HP, saran kata dan koreksi otomatis bisa mengacaukan hasil; kotak ketik mematikannya sejauh diizinkan browser. Apostrof dan tanda kutip tipografis dari keyboard HP diterima sebagai benar.

Tes lain: periksa setiap tombol dengan tes keyboard, atau ukur jumlah klik per detik dengan tes CPS.

Pertanyaan umum

Berapa rata-rata kecepatan mengetik?

Dalam sebuah studi daring besar (Dhakal dkk., 2018), rata-rata di komputer sekitar 52 WPM, atau kira-kira 260 ketukan per menit. Di atas sekitar 80 WPM, Anda termasuk kira-kira 10% tercepat. Ini nilai pembanding kasar, bukan standar resmi; untuk tes kerja atau seleksi, tanyakan batas yang berlaku kepada penyelenggaranya.

WPM adalah apa?

WPM (words per minute) adalah jumlah kata per menit. Satu kata dihitung sebagai 5 ketukan, termasuk spasi dan tanda baca. Jadi 40 WPM adalah 200 ketukan per menit, 50 WPM adalah 250, dan 60 WPM adalah 300.

Bagaimana cara mengubah ketukan per menit (KPM) menjadi WPM?

Bagi dengan 5: 300 ketukan per menit sama dengan 60 WPM kotor. Sebaliknya, 40 WPM × 5 = 200 ketukan per menit.

Apa perbedaan WPM kotor dan WPM bersih?

WPM kotor menghitung semua karakter yang Anda ketik. WPM bersih mengurangi satu kata per menit untuk setiap kesalahan yang tidak diperbaiki: 50 WPM kotor dengan 5 kesalahan dalam satu menit menjadi 45 WPM bersih.

Apakah spasi dihitung sebagai ketukan?

Ya. Spasi dan tanda baca dihitung sama seperti huruf. Huruf kapital dihitung satu ketukan; Shift tidak dihitung terpisah.

Mengapa akurasi saya di bawah 100% padahal semua kesalahan sudah diperbaiki?

Akurasi menilai setiap ketukan pada saat ditekan. Kesalahan yang diperbaiki hilang dari teks, tetapi tetap merupakan ketukan yang salah. Akurasi menunjukkan seberapa bersih Anda mengetik, sedangkan jumlah kesalahan menunjukkan apa yang tersisa di akhir.

Apakah tes kecepatan mengetik bisa dilakukan di HP?

Bisa. Ketuk kotak ketik untuk membuka keyboard layar. Koreksi otomatis dan huruf kapital otomatis dimatikan sejauh diizinkan browser. Di HP hasilnya biasanya lebih rendah: rata-rata sekitar 36 WPM (Palin dkk., 2019).

Apakah ketikan saya disimpan?

Tidak. Tes berjalan sepenuhnya di browser Anda. Teks maupun hasil Anda tidak dikirim atau disimpan; memuat ulang halaman menghapus semuanya.

Dari mana asal teks latihannya?

Semua teks ditulis khusus untuk tes mengetik ini dalam bahasa Indonesia. Isinya kata sehari-hari, huruf kapital, dan tanda baca umum, tanpa karakter khusus yang sulit ditemukan di keyboard.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui:

Alat terkait