Cara menghitung nilai UTS dan UAS (nilai akhir)

Cara menghitung nilai UTS dan UAS paling cepat: isi kedua nilai, lalu pilih bobot yang dipakai kampus atau sekolah Anda: nilai akhir, status lulus, dan langkah hitungnya langsung muncul. Jika UAS belum dikerjakan, kosongkan kolomnya – kalkulator menghitung nilai UAS minimal yang Anda perlukan. Nilai remedial juga bisa diisi.

Contoh: Nilai UTS (ujian tengah semester) 60 poin · Nilai UAS (ujian akhir semester) 70 poin · Bobot: UTS 40% – UAS 60% · Nilai minimal lulus (nilai akhir) 50 poin · Nilai minimal UAS 0 poin → Hasil: Nilai akhir 66 – lulus. Sumber: Wikipedia (id): Rata-rata tertimbang (nilai akhir = jumlah nilai × bobot; diakses 07.10.2026). Diperbarui: .

poin
poin
Jika UAS belum dikerjakan, kosongkan: kalkulator menghitung nilai UAS yang dibutuhkan.
Bobot berbeda di setiap kampus, mata kuliah, dan sekolah; lihat RPS, kontrak kuliah, atau aturan sekolah.
poin
Nilai akhir terendah yang masih dianggap lulus, misalnya batas KKM di sekolah atau batas nilai C di kampus.
poin
Jika ada syarat nilai UAS sendiri, isi di sini; jika tidak ada, biarkan 0.
poin
Jika diisi, nilai ini menggantikan nilai UAS dalam hitungan.
Kotak Alat SayaInput Anda hanya disimpan di browser ini.

Hasil

Hasil
Nilai akhir 66 – lulus
Nilai yang dibutuhkan untuk lulus
Agar nilai akhir mencapai 50, nilai UAS minimal 43,34.
Langkah hitung
  • Bagian UTS: 60 × 40% = 24
  • Bagian UAS: 70 × 60% = 42
  • Nilai akhir: 24 + 42 = 66
Bobot, nilai minimal lulus, syarat nilai UAS, batas nilai remedial, dan cara pembulatan ditentukan kampus atau sekolah. Konversi ke huruf mutu (A, B, C …) juga mengikuti tabel kampus masing-masing.

Cara menghitung

Nilai akhir = nilai UTS × bobot UTS + nilai UAS × bobot UAS. Dengan bobot UTS 40% dan UAS 60%, mahasiswa yang mendapat UTS 60 dan UAS 70 memperoleh nilai akhir 60 × 0,40 + 70 × 0,60 = 24 + 42 = 66.

Cara menghitung nilai UTS dan UAS menjadi nilai akhir

  1. Kalikan nilai UTS dengan bobot UTS: 60 × 40% = 24.
  2. Kalikan nilai UAS dengan bobot UAS: 70 × 60% = 42.
  3. Jumlahkan keduanya: 24 + 42 = 66.
  4. Bandingkan dengan nilai minimal lulus. Jika batasnya 60, nilai 66 berarti lulus.

Kalkulator menampilkan langkah ini dengan nilai Anda sendiri di bagian “Langkah hitung”.

Berapa nilai UAS yang saya butuhkan?

Jika kolom UAS dikosongkan, kalkulator memakai rumus nilai UAS yang dibutuhkan = (nilai minimal lulus − nilai UTS × bobot UTS) ÷ bobot UAS. Contoh dengan bobot UTS 40% dan UAS 60%:

UTSMinimal lulusHitunganUAS yang dibutuhkan
6050(50 − 24) ÷ 0,6043,34
3060(60 − 12) ÷ 0,6080
2050(50 − 8) ÷ 0,6070
1070(70 − 4) ÷ 0,60lebih dari 100 – tidak mungkin

Hasilnya dibulatkan ke atas supaya nilai akhir tidak jatuh di bawah batas: 43,33 belum cukup, 43,34 sudah. Jika Anda mengisi nilai minimal UAS, nilai yang dibutuhkan tidak pernah lebih rendah dari batas itu.

Jika ada nilai tugas, kuis, atau kehadiran

Banyak mata kuliah dan mata pelajaran tidak hanya memakai UTS dan UAS. Rumusnya tetap sama: setiap komponen dikalikan bobotnya, lalu semuanya dijumlahkan. Contoh dengan tugas 20%, UTS 30%, dan UAS 50%: tugas 80, UTS 60, UAS 70 menjadi 80 × 0,20 + 60 × 0,30 + 70 × 0,50 = 16 + 18 + 35 = 69. Kalkulator ini khusus untuk dua komponen; untuk tiga komponen atau lebih – termasuk mencari nilai UAS yang dibutuhkan – pakai nilai yang dibutuhkan untuk lulus.

Nilai minimal UAS

Ada mata kuliah yang mensyaratkan nilai UAS tertentu walaupun nilai akhirnya sudah cukup. Contoh: UTS 90, UAS 40, nilai minimal UAS 50. Nilai akhirnya 90 × 0,40 + 40 × 0,60 = 36 + 24 = 60 dan melewati batas lulus 50, tetapi karena nilai UAS di bawah syarat, mata kuliah itu belum lulus. Jika aturan seperti ini berlaku, isi kolom “Nilai minimal UAS”.

Nilai remedial atau ujian perbaikan

Jika nilai remedial atau ujian perbaikan diisi, nilai itu menggantikan nilai UAS; nilai UTS dan bobotnya tetap. Contoh: UTS 45, remedial 80 → 45 × 0,40 + 80 × 0,60 = 18 + 48 = 66. Aturan remedial berbeda-beda: ada sekolah dan kampus yang membatasi nilai hasil remedial atau hanya mengganti sebagian komponen. Jika nilai remedial Anda dibatasi, isi nilai setelah dibatasi.

Kenapa bobot dan batas lulus berbeda-beda?

Tidak ada satu bobot UTS dan UAS yang berlaku nasional. Di kampus, bobot biasanya tercantum di RPS atau kontrak kuliah setiap mata kuliah, dan batas lulus mengikuti tabel huruf mutu di peraturan akademik. Di sekolah, guru dan sekolah menetapkan cara mengolah nilai rapor. Karena itu pilih bobot dan isi batas lulus sesuai aturan Anda.

Untuk IP semester dan IPK dengan SKS ada kalkulator IPK, dan untuk rata-rata beberapa semester ada hitung rata-rata nilai raport.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara menghitung nilai akhir UTS dan UAS?

Kalikan nilai UTS dengan bobot UTS dan nilai UAS dengan bobot UAS, lalu jumlahkan. Dengan bobot 40% dan 60%, UTS 60 dan UAS 70 menghasilkan 60 × 0,40 + 70 × 0,60 = 66.

Berapa bobot UTS dan UAS yang umum?

Tidak ada aturan nasional; bobot pastinya tercantum di RPS, kontrak kuliah, atau aturan sekolah. Kalkulator menyediakan bobot UTS dari 20% sampai 60%, dan sisanya untuk UAS.

Nilai UTS saya 30, berapa nilai UAS yang dibutuhkan?

Dengan bobot 40% – 60% dan batas lulus 50: (50 − 30 × 0,40) ÷ 0,60 = 63,34. Jika batasnya 60, Anda butuh 80. Kosongkan kolom UAS dan kalkulator menghitungnya.

Bagaimana jika ada nilai tugas juga?

Kalikan setiap komponen dengan bobotnya lalu jumlahkan, misalnya tugas 20%, UTS 30%, UAS 50%. Untuk tiga komponen atau lebih, pakai kalkulator nilai yang dibutuhkan untuk lulus.

Bagaimana nilai remedial dihitung?

Di kalkulator ini nilai remedial menggantikan nilai UAS, sedangkan UTS dan bobotnya tetap. Jika sekolah atau kampus membatasi nilai remedial, isi nilai yang sudah dibatasi.

Nilai akhir saya dapat huruf apa?

Batas huruf mutu (A, B, C, D, E) berbeda di setiap kampus. Kalkulator memberi nilai angka; lihat tabel konversi di peraturan akademik kampus Anda.

Apakah nilai yang saya isi disimpan?

Hitungan hanya berjalan di browser; nilai tidak disimpan di akun atau database. Isian disimpan di browser dan alamat halaman agar tetap ada saat Anda kembali, dan bisa dihapus kapan saja.

Sumber dan dasar hukum

Diperbarui: · Kebijakan editorial

Alat terkait