Kalender Jawa lengkap dengan weton
Kalender Jawa ini menampilkan satu bulan Masehi lengkap dengan weton – hari dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) – serta neptu dan tanggal Jawa untuk setiap hari. Pilih bulan dan tahun, misalnya Oktober 2026; di atas kalender Anda juga melihat weton hari ini.
Sumber: dibaca 07.10.2026, Wikipedia bahasa Indonesia – Kalender Jawa (bulan Sura–Besar 30/29 hari, windu Alip–Jimakir, 1 Sura tiap tahun dalam kurup Asapon mulai 1867 J/1936 M). Diperbarui: .
Cara menghitung
Kalender Jawa menggabungkan tujuh hari (Minggu sampai Sabtu) dengan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) dan menghitung bulan menurut peredaran bulan, dari Sura sampai Besar. Alat ini menampilkan setiap tanggal satu bulan dengan weton, neptu, dan tanggal Jawa-nya, misalnya untuk kalender Jawa Oktober 2026.
Cara membaca kalender Jawa
- Weton adalah gabungan hari dan pasaran, misalnya Kamis Legi. Karena 7 × 5 = 35, weton yang sama kembali setiap 35 hari (selapan).
- Neptu adalah jumlah nilai hari dan pasaran: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9; Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8.
- Tanggal Jawa terdiri atas tanggal, bulan (Sura, Sapar, Mulud, Bakda Mulud, Jumadil Awal, Jumadil Akir, Rejeb, Ruwah, Pasa, Sawal, Sela, Besar), tahun, dan nama tahun dalam windu.
Contoh: 1 Oktober 2026 adalah Kamis Legi dengan neptu 8 + 5 = 13, dan dalam kalender Jawa jatuh pada 18 Bakda Mulud 1960 Be. Akhir bulan, 31 Oktober 2026, adalah Sabtu Legi, 19 Jumadil Awal 1960.
Bagaimana tanggal Jawa dihitung
Kalender Jawa Sultan Agung memakai bulan 30 dan 29 hari secara bergantian. Delapan tahun membentuk satu windu: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Tahun Ehe, Dal, dan Jimakir panjangnya 355 hari (bulan Besar 30 hari), tahun lainnya 354 hari, sehingga satu windu berjumlah 2.835 hari – tepat 81 kali selapan. Sejak tahun 1867 Jawa (1936 Masehi) berlaku kurup Asapon: 1 Sura tahun Alip selalu jatuh pada Selasa Pon. Dari patokan itu tanggal Jawa bisa dihitung maju hari demi hari.
| Tahun Jawa | Nama tahun | 1 Sura (Asapon) |
|---|---|---|
| 1959 | Dal | Jumat Kliwon, 27/06/2025 |
| 1960 | Be | Rabu Kliwon, 17/06/2026 |
Mengapa bisa berbeda satu hari
Banyak kalender cetak menyamakan 1 Sura dengan 1 Muharram yang ditetapkan pemerintah; tahun 2026 misalnya mencantumkan 1 Sura 1960 pada 16 Juni. Hitungan Asapon yang murni aritmetika jatuh sehari kemudian. Penganut Aboge memakai patokan lain lagi. Selain itu, hari Jawa berganti saat matahari terbenam: “malam Jumat Kliwon” adalah Kamis malam. Weton dan neptu tidak terpengaruh perbedaan ini. Wuku (siklus 30 pekan) tidak ditampilkan karena patokannya belum kami verifikasi.
Weton dari tanggal lahir dan jumlah neptu dua orang ada di hitung weton; tanggal selamatan bayi di hitung selapanan bayi, dan peringatan orang meninggal di hitung selamatan.
Pertanyaan umum
Kalender Jawa hari ini tanggal berapa?
Lihat baris “Hari ini” di atas kalender: alat ini memakai tanggal di perangkat Anda dan menampilkan weton, neptu, dan tanggal Jawa-nya.
Apa weton 1 Oktober 2026?
Kamis Legi, neptu 13. Dalam kalender Jawa tanggal itu adalah 18 Bakda Mulud 1960 Be.
Tahun 2026 tahun Jawa apa?
Sampai pertengahan Juni 2026 tahun 1959 Dal; sejak 1 Sura (16 atau 17 Juni 2026, tergantung patokan) tahun 1960 Be.
Mengapa weton berulang setiap 35 hari?
Hari berputar tiap 7 hari dan pasaran tiap 5 hari; keduanya bertemu lagi setelah 7 × 5 = 35 hari.
Apakah kalender ini menampilkan wuku?
Belum. Wuku memakai siklus 30 pekan dengan patokan sendiri yang belum kami verifikasi, jadi kami tidak menampilkannya.
Kapan malam 1 Suro?
Malam 1 Suro adalah malam sebelum 1 Sura, karena hari Jawa dimulai saat magrib. Untuk 1 Sura 1960 (Rabu Kliwon, 17/06/2026 menurut Asapon) malamnya adalah Selasa malam; kalender yang mengikuti 1 Muharram pemerintah menyebut Senin malam, 15/06/2026.
Sumber dan dasar hukum
- dibaca 07.10.2026: Wikipedia bahasa Indonesia – Kalender Jawa (bulan Sura–Besar 30/29 hari, windu Alip–Jimakir, 1 Sura tiap tahun dalam kurup Asapon mulai 1867 J/1936 M)
- Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H: Selasa, 16 Juni 2026 (dibaca 07.10.2026): Kemenko PMK – Pemerintah Tetapkan 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2026 (SKB Menag, Menaker, MenPANRB)
- Wikipedia bahasa Indonesia – Weton (hari dan pasaran, siklus 35 hari)
Diperbarui: · Kebijakan editorial
Alat terkait
- Hitung weton dari tanggal lahirHitung weton dari tanggal lahir: Anda langsung tahu hari dan pasaran Jawa, neptu, jumlah neptu dua orang, serta tanggal weton berikutnya (setiap 35 hari).
- Hitung selapanan bayiHitung selapanan bayi: isi tanggal lahir, lalu lihat tanggal selapanan (35 hari), weton lahir, sepasaran, dan tedhak siten lengkap dengan hari dan pasarannya.
- Hitung selamatan orang meninggalHitung selamatan orang meninggal: isi tanggal wafat, lalu lihat tanggal, hari, dan pasaran untuk 3, 7, 40, 100, pendhak, dan 1000 hari menurut hitungan Jawa.
- Konversi Tanggal Hijriyah ⇄ MasehiKonversi tanggal Masehi ke Hijriyah dan Hijriyah ke Masehi secara online – menurut kalender Ummul Qura (Arab Saudi) atau hisab urfi, lengkap dengan jumlah hari.
- Timer onlineTimer online gratis dengan bunyi alarm: masukkan waktu atau pilih 1, 5, 10, atau 15 menit sekali ketuk. Sisa waktu tampil di tab. Tanpa daftar, tanpa aplikasi.
- Berapa hari lagi Imlek?Berapa hari lagi Imlek? Hitung mundur langsung ke Tahun Baru Imlek 2578, Sabtu, 6 Februari 2027, shio Kambing, plus tanggal 2028 dan 2029.
- Berapa hari Senin lagi?Berapa hari Senin di tahun 2026, dalam sebulan, atau lagi menuju Natal? Hitung hari apa saja – Senin, Jumat, Minggu – termasuk hari pertama dan terakhir.
- Kalender yang sama dengan tahun berapa?Tahun berapa yang kalendernya sama dengan tahun 2026 atau tahun lain? Temukan tahun sebelum dan sesudahnya dengan tanggal dan hari yang sama persis.
- Tally counter onlineTally counter online gratis: ketuk tombol besar untuk menambah, minus untuk koreksi. Hingga 8 counter bernama, total, target dengan sinyal, dan tombol batalkan.