Hitung selapanan bayi
Hitung selapanan bayi cukup dengan tanggal lahir: alat ini menampilkan tanggal selapanan – 35 hari setelah lahir, saat weton bayi kembali untuk pertama kali – beserta weton lahir, tanggal sepasaran, dan tedhak siten. Setiap tanggal dilengkapi hari dan pasarannya, dan jadwalnya bisa dibagikan ke keluarga.
Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia – Weton (weton berulang setiap 35 hari, disebut selapan; 7 hari × 5 pasaran). Diperbarui: .
Cara menghitung
Selapanan bayi jatuh 35 hari setelah lahir, yaitu saat weton bayi – gabungan hari dan pasaran – kembali untuk pertama kali. Angka 35 berasal dari 7 hari dalam sepekan dikali 5 hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
Cara hitung selapanan bayi
- Isi “Tanggal lahir bayi” dengan format tanggal/bulan/tahun.
- Jika bayi lahir setelah magrib, centang pilihan “Lahir setelah magrib”. Dalam penanggalan Jawa, hari baru dimulai saat matahari terbenam, sehingga weton mengikuti hari berikutnya.
- Baris pertama menampilkan tanggal selapanan; tabel di bawahnya memuat brokohan, sepasaran, selapanan, dan tedhak siten.
Contoh perhitungan
Bayi lahir 01/09/2026. Weton lahirnya Selasa Legi (neptu 8). Sepasaran jatuh 5 hari kemudian, Minggu Legi 06/09/2026. Selapanan jatuh 35 hari setelah lahir: Selasa Legi, 06/10/2026 – hari dan pasaran yang sama dengan hari lahir. Tedhak siten (7 lapan = 245 hari) jatuh pada Selasa Legi, 04/05/2027.
Jadwal selamatan bayi dalam adat Jawa
| Acara | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Brokohan | sehari setelah lahir | syukuran menyambut kelahiran |
| Sepasaran | 5 hari setelah lahir | pasaran kembali sama; keluarga dan tetangga mendoakan bayi |
| Selapanan | 35 hari setelah lahir | bancakan weton, potong rambut dan kuku bayi |
| Tedhak siten | 7 lapan (245 hari) | bayi pertama kali menapak tanah |
Puputan, yaitu selamatan ketika tali pusar lepas, tidak punya tanggal tetap sehingga tidak ada di tabel alat ini.
Kenapa ada yang menghitung sehari lebih awal?
Ada dua kebiasaan. Yang pertama memakai kembalinya weton: selapanan tepat 35 hari setelah lahir, pada hari dan pasaran yang sama – itulah yang dihitung alat ini. Yang kedua menghitung hari lahir sebagai hari ke-1, sehingga “hari ke-35” jatuh sehari sebelum weton kembali. Keduanya dipakai di masyarakat; ikuti kebiasaan keluarga.
Laki-laki dan perempuan sama?
Ya. Hitungan 35 hari tidak bergantung pada jenis kelamin bayi: weton bayi laki-laki maupun perempuan kembali setiap 35 hari. Yang berbeda dari satu daerah ke daerah lain adalah rangkaian acaranya, bukan tanggalnya.
Weton dan neptu untuk tanggal apa pun bisa dilihat di hitung weton; selisih dua tanggal di hitung hari.
Pertanyaan umum
Selapanan bayi itu berapa hari?
35 hari setelah lahir. Angka itu berasal dari 7 hari dikali 5 pasaran, sehingga pada hari ke-35 setelah lahir weton bayi kembali sama.
Bagaimana cara hitung selapanan bayi?
Tambahkan 35 hari pada tanggal lahir. Contoh: lahir 01/09/2026 (Selasa Legi), selapanan jatuh pada Selasa Legi 06/10/2026.
Apakah selapanan bayi laki-laki dan perempuan berbeda?
Tidak. Hitungan 35 hari berlaku sama untuk bayi laki-laki dan perempuan, karena dasarnya adalah kembalinya weton.
Bayi lahir malam hari, wetonnya ikut hari apa?
Dalam penanggalan Jawa hari baru dimulai saat magrib. Bayi yang lahir setelah magrib mengikuti weton hari berikutnya; centang pilihan “Lahir setelah magrib”.
Apa yang dilakukan saat selapanan?
Umumnya bancakan weton, yaitu syukuran dengan berbagi makanan, disertai potong rambut dan potong kuku bayi. Rangkaiannya bisa berbeda menurut daerah dan keluarga.
Kapan sepasaran bayi?
Lima hari setelah lahir, saat pasaran kembali sama. Untuk kelahiran 01/09/2026, sepasaran jatuh pada 06/09/2026.
Kapan tedhak siten dilaksanakan?
Saat bayi berusia tujuh lapan, yaitu 7 × 35 = 245 hari. Untuk kelahiran 01/09/2026 jatuh pada Selasa Legi, 04/05/2027.
Sumber dan dasar hukum
- Wikipedia bahasa Indonesia – Weton (weton berulang setiap 35 hari, disebut selapan; 7 hari × 5 pasaran)
- detikJatim – 6 Tradisi Adat Jawa Saat Menyambut Kelahiran Bayi (brokohan, sepasaran, puputan, selapanan 35 hari setelah lahir)
- Kemendikdasmen, Warisan Budaya Takbenda – Tedhak Siten Kota Surakarta (bayi berusia tujuh lapan)
Diperbarui: · Kebijakan editorial
Alat terkait
- Hitung weton dari tanggal lahirHitung weton dari tanggal lahir: Anda langsung tahu hari dan pasaran Jawa, neptu, jumlah neptu dua orang, serta tanggal weton berikutnya (setiap 35 hari).
- Hitung selamatan orang meninggalHitung selamatan orang meninggal: isi tanggal wafat, lalu lihat tanggal, hari, dan pasaran untuk 3, 7, 40, 100, pendhak, dan 1000 hari menurut hitungan Jawa.
- Hitung Hari: dari Hari Ini, sampai Tanggal, atau di AntaranyaHitung hari: pilih tanggal mulai dan tanggal akhir untuk melihat jumlah hari di antaranya – juga dalam minggu, bulan, jam, dan hari Senin sampai Jumat.
- Kalkulator umurHitung umur dari tanggal lahir secara tepat: tahun, bulan, dan hari, ditambah total hari dan minggu serta berapa hari lagi menuju ulang tahun berikutnya.
- Kalkulator tanggalKalkulator tanggal online: hitung hari antara dua tanggal, tambah atau kurangi hari, minggu, bulan, tahun, serta hari kerja dengan libur nasional Indonesia.
- Kalkulator aqiqahKalkulator aqiqah: berapa ekor kambing untuk anak laki-laki dan perempuan, tanggal hari ke-7, ke-14, dan ke-21 dari tanggal lahir, serta total biayanya.
- Timer onlineTimer online gratis dengan bunyi alarm: masukkan waktu atau pilih 1, 5, 10, atau 15 menit sekali ketuk. Sisa waktu tampil di tab. Tanpa daftar, tanpa aplikasi.
- Kalender Jawa lengkap dengan wetonKalender Jawa 2026 per bulan: hari dan pasaran (weton), neptu, serta tanggal, bulan, dan tahun Jawa untuk setiap tanggal. Termasuk weton hari ini.
- Timer visual (timer kelas)Timer visual untuk sekolah dan anak: cakram berwarna mengecil seiring waktu, layar penuh untuk proyektor dan papan interaktif, alarm di akhir. Gratis.